- oleh Nanggulan_KP2025
- 28 Juli 2026 13:30:20
- 0 views
Tanjungharjo — Dalam upaya mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), tim gabungan yang terdiri dari perwakilan Puskesmas, kader kesehatan, dan pemerintah desa melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Dusun Tanjunggunung, Desa Tanjungharjo, pada Senin, 27 Juli 2026.
Kegiatan pemantauan langsung ini menyisir area permukiman warga untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan bebas dari jentik nyamuk Aedes aegypti.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan mendatangi rumah warga serta fasilitas umum yang tersebar di 6 RT, yaitu RT 22, RT 23, RT 24, RT 25, RT 26, dan RT 27. Dari total 236 bangunan yang diperiksa, tim mencatat hasil Angka Bebas Jentik (ABJ) sebagai berikut:
-
ABJ Dalam Rumah: 94,49%
-
ABJ Luar Rumah: 94,07%
-
ABJ Total: 88,55%
Evaluasi dan Tindakan Lanjut
Meskipun persentase ABJ dalam dan luar rumah sudah berada di atas 94%, ABJ Total sebesar 88,55% menunjukkan bahwa masih diperlukan kewaspadaan dan perbaikan bersama. Angka ini menjadi bahan evaluasi agar warga tidak kendur dalam menjaga kebersihan genangan air, baik di tempat penampungan air utama maupun wadah-wadah kecil di sekitar lingkungan.
Perwakilan tim Puskesmas bersama kader kesehatan turut memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya menjalankan gerakan 3M Plus:
-
Menguras penampungan air secara berkala.
-
Menutup rapat tempat-tempat penyimpanan air.
-
Mengubur barang bekas yang memiliki potensi menjadi tempat-tempat perkembanganbiakan nyamuk
-
Plus: Menaburkan bubuk larvasida (abate), memelihara ikan pemakan jentik, serta menjaga kebersihan tanaman dan saluran air.
Melalui sinergi antara pihak Puskesmas, kader, dan perwakilan desa ini, diharapkan kesadaran masyarakat Dusun Tanjunggunung semakin meningkat sehingga lingkungan tetap sehat, aman, dan terbebas dari ancaman demam berdarah.
