Antisipasi DBD dan Chikungunya, Tim Gabungan Nanggulan Gelar PSN Serentak di Pedukuhan Lengkong

NANGGULAN — Dalam upaya menekan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan mengantisipasi penularan virus Chikungunya, tim gabungan yang terdiri dari petugas Puskesmas Nanggulan, perwakilan Pemerintah Desa Donomulyo, serta kader kesehatan Pedukuhan Lengkong menggelar kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serentak pada Jumat (19/06/2026).

Kegiatan ini menyasar enam wilayah Rukun Tetangga (RT) di Pedukuhan Lengkong, yaitu RT 13, RT 14, RT 15, RT 16, RT 17, dan RT 18. Petugas dan kader disebar secara berkelompok untuk memeriksa langsung tempat penampungan air dan lingkungan sekitar rumah warga.

Hasil Evaluasi Angka Bebas Jentik (ABJ)

Dari total 214 bangunan dan rumah warga yang diperiksa, tim mencatat data capaian Angka Bebas Jentik (ABJ) sebagai berikut:

  • ABJ Dalam Rumah: 94,39%
  • ABJ Luar Rumah: 90,19%
  • ABJ Total: 85,98%

Berdasarkan pemetaan wilayah, kesadaran kebersihan lingkungan antar-RT masih cukup bervariasi. Capaian ABJ total tertinggi berhasil diraih oleh RT 18 dengan angka 93,33%. Sebaliknya, catatan ABJ total terendah berada di wilayah RT 17 yang hanya menyentuh angka 78,79%. Angka total rata-rata 85,98% ini menunjukkan bahwa wilayah Lengkong masih harus memacu target agar bisa mencapai standar nasional ideal, yaitu minimal 95%.

Perwakilan dari Puskesmas Nanggulan, Mery Purwantini, S.Kep., Ns., memberikan perhatian khusus pada hasil evaluasi ini. Ia menegaskan bahwa PSN memiliki fungsi ganda yang sangat krusial saat ini.

"Pelaksanaan PSN di Pedukuhan Lengkong ini tidak hanya penting untuk mencegah DBD, tetapi juga menjadi benteng utama kita dalam mencegah penularan penyakit Chikungunya. Kita harus berkaca pada kejadian luar biasa (KLB) Chikungunya yang sempat terjadi di wilayah Galur. Nyamuk pembawanya sama, sehingga kebersihan lingkungan adalah harga mati," ujar Mery.

Langkah Pencegahan Tambahan di Rumah

Selain mengandalkan pemantauan berkala dari kader, Puskesmas Nanggulan mengimbau warga untuk secara mandiri memperketat gerakan 3M Plus di rumah masing-masing:

  1. Menguras dan menyikat dinding bak mandi secara rutin minimal seminggu sekali.
  2. Menutup rapat semua tempat penampungan air agar tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk.
  3. Mengubur: Mengubur barang bekas yang memiliki potensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

Plus: Menggunakan obat nyamuk/losion anti-nyamuk, memasang kawat kasa di ventilasi, menggunakan kelambu, menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam kamar, serta memelihara ikan pemakan jentik jika diperlukan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Donomulyo dan Puskesmas Nanggulan berharap kesadaran warga Pedukuhan Lengkong—khususnya di area yang nilai ABJ-nya masih rendah—dapat segera meningkat.

Ke depan, diharapkan dapat meningkatkan pemberdayaan Masyarakat Pedukuhan Lengkong. Dengan sinergi yang konsisten antara kader, pemerintah desa, dan masyarakat, Pedukuhan Lengkong diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta zero kasus DBD maupun Chikungunya.