- oleh Nanggulan_KP2025
- 04 Mei 2026 14:11:44
- 1 views
NANGGULAN – Suasana di Puskesmas Nanggulan mendadak tegang pada hari Jumat, 24 April 2026, ketika sirine peringatan bencana berbunyi tepat pada pukul 10.00 WIB. Seluruh karyawan dan pasien yang sedang berada di area pelayanan langsung bergerak cepat mengikuti prosedur keselamatan dalam kegiatan Simulasi Evakuasi Bencana Gempa Bumi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Bupati Kulon Progo tentang pelaksanaan kegiatan evakuasi bencana.
Simulasi yang berlangsung dinamis dan terstruktur ini diikuti oleh seluruh karyawan puskesmas serta pasien yang tengah berobat di Puskesmas Nanggulan. Begitu sirine berbunyi, para peserta langsung mempraktikkan langkah-langkah penyelamatan diri. Karyawan dan pasien yang berada di dalam ruangan segera berlindung di bawah meja atau mencari tempat yang aman, melindungi kepala, serta menunggu hingga guncangan tiruan mereda.
Setelah kondisi dirasa aman, petugas dengan sigap mengarahkan karyawan dan pasien untuk keluar melalui jalur evakuasi menuju titik kumpul yang telah ditentukan di halaman puskesmas. Proses evakuasi berjalan dengan tertib, di mana prioritas utama diberikan kepada pasien yang membutuhkan bantuan mobilitas, seperti lansia dan pasien rawat jalan.
Pihak Puskesmas Nanggulan menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk membangun kesiapsiagaan seluruh elemen di fasilitas kesehatan. Melalui simulasi ini, diharapkan seluruh Karyawan Puskesmas Nanggulan tahu persis tindakan yang harus diambil saat terjadi bencana, sehingga keselamatan pasien dan karyawan dapat terus diutamakan.
Anjuran Keselamatan: Apa yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi?
Bencana alam seperti gempa bumi dapat terjadi kapan saja tanpa peringatan. Untuk meminimalisasi risiko cedera dan korban jiwa, berikut adalah langkah-langkah penyelamatan diri yang wajib diketahui:
- Lakukan Drop, Cover, and Hold On(Berlindung, Berpegangan, dan Tunggu)
- Drop (Turunkan badan):Segera rendahkan tubuh Anda ke lantai untuk mencegah Anda jatuh karena guncangan.
- Cover (Lindungi diri):Lindungi kepala dan leher Anda di bawah meja yang kuat. Jika tidak ada meja, lindungi wajah dan kepala dengan lengan Anda di sudut ruangan.
- Hold On (Berpegangan):Tetaplah berpegangan pada tempat berlindung Anda sampai guncangan benar-benar berhenti.
- Jauhi Kaca dan Benda Rawan Jatuh:Hindari area jendela, pintu kaca, atau benda-benda berat yang dapat roboh seperti lemari dan rak.
- Jika Berada di Dalam Ruangan:Tetaplah di dalam hingga guncangan berhenti. Jangan panik dan jangan menggunakan lift. Gunakan tangga darurat jika Anda berada di gedung bertingkat.
- Jika Berada di Luar Ruangan:Bergeraklah menjauh dari bangunan, pohon, tiang listrik, dan kabel yang berpotensi roboh menuju area terbuka.
- Jika Sedang Mengemudi:Segera menepi ke sisi jalan yang aman, jauhi jembatan, tiang listrik, atau jalan layang. Tetaplah berada di dalam kendaraan hingga situasi kondusif.
