Perkuat Sinergi, Puskesmas Nanggulan Gelar Pertemuan Jejaring Guna Optimalkan Layanan Kesehatan Masyarakat

NANGGULAN – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan standarisasi layanan kesehatan di wilayah kerja Kapanewon Nanggulan, Puskesmas Nanggulan menggelar Pertemuan Jejaring Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) pada Rabu (22/04/2026). Bertempat di Aula Puskesmas Nanggulan, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program kerja antara puskesmas sebagai pembina wilayah dengan berbagai mitra kesehatan swasta maupun pemerintah lainnya.

Peserta pertemuan ini, dihadiri dari berbagai unsur jejaring, meliputi:

  • 6 Praktik Mandiri Bidan (PMB)
  • 2 Klinik Pratama
  • 1 Rumah Sakit Umum
  • 1 Tempat Praktik Mandiri Dokter (TPMD)
  • 1 Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi (TPMDG)
  • 5 Apotek

Penguatan Program P2 dan Inovasi Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Pertemuan diawali dengan pengarahan dari Kepala Puskesmas Nanggulan, dengan memberikan apresiasi kepada semua jejaring yang telah menghadiri kegiatan ini. Harapan kami, semoga ke depan kerja sama dan manfaat di antara kita untuk masyarakat semakin baik. Sesi berikutnya,   pemaparan materi mengenai program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) yang disampaikan oleh Mery Purwantini, S.Kep,Ns. Dalam arahannya, ditekankan pentingnya kewaspadaan dini dan pelaporan kasus penyakit menular maupun tidak menular di lingkup jejaring agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terpadu.

Selanjutnya, Nafa Ria Astuti, A.Md. memaparkan teknis pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini direncanakan akan segera diimplementasikan secara langsung di tingkat jejaring. Sebagai langkah konkret untuk mendukung kemudahan pelaporan dan pemantauan data secara digital, Puskesmas Nanggulan memberikan dukungan penuh melalui pembuatan akun ASIK (Aplikasi Sehat Indonesiaku) bagi Klinik Harapan Sehat dan Klinik Bethesda Maranatha. Digitalisasi ini diharapkan dapat mempermudah proses input data skrining kesehatan masyarakat secara real-time.

Manajemen Vaksin dan Integritas Pelaporan

Materi ketiga disampaikan oleh Laila Nur Fajiryah, S.Tr.Keb.  yang memfokuskan pada program imunisasi. Terdapat dua poin krusial yang ditekankan kepada seluruh pengelola fasyankes:

  1. Ketertiban Administrasi:Pencatatan dan pelaporan logistik serta cakupan imunisasi harus dilakukan secara lengkap dan akurat.
  2. Kualitas Vaksin:Seluruh jejaring wajib memperhatikan manajemen cold chain atau rantai dingin vaksin guna menjaga efektivitas dan keamanan vaksin sebelum diberikan kepada masyarakat.

Landasan Hukum dan Rencana Strategis 2026

Purnawati Kartika Sari, S.Tr.Keb.,Bdn, yang memberikan penguatan mengenai landasan hukum pelaksanaan jejaring puskesmas. Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Puskesmas menjadi kebijakan utama pelaksanaan jejaring ini. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi antar fasyankes bukan sekadar formalitas, melainkan mandat undang-undang untuk menjamin mutu pelayanan kesehatan bagi seluruh warga. Selain itu, dipaparkan pula Rencana Kegiatan Jejaring Tahun 2026. Melalui perencanaan yang matang, diharapkan kolaborasi antara Puskesmas Nanggulan, klinik, rumah sakit, praktik mandiri hingga apotek dapat berjalan semakin solid demi mewujudkan masyarakat Nanggulan yang lebih sehat dan mandiri.  

Rencana tindak lanjut kegiatan ini:

  1. Persiapan CGK di klinik masing-masing
  2. Penertiban pelaporan sesuai tanggal yang ditentukan
  3. Optimalisasi pembinaan jejaring secara berkelajutan

Dengan disepakatinya rencana ini, maka diakhiri pula pertemuan ini. Jejaring kuat, masyarakat sehat.